kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

BPS Catat Ekonomi Semester I-2026 Tembus 5,45%, Tumbuh Lebih Cepat dari Tahun 2025


Rabu, 05 Agustus 2026 / 21:07 WIB
BPS Catat Ekonomi Semester I-2026 Tembus 5,45%, Tumbuh Lebih Cepat dari Tahun 2025
ILUSTRASI. Kontan - BPS Native Online (Dok. BPS/BPS)

KONTAN.CO.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal atau Triwulan II-2026 mencapai 5,29% (yoy). Pencapaian ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,12%.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, melalui keterangan tertulis di Jakarta (5/8) menjelaskan bahwa  ekonomi Indonesia Triwulan I-2026 dan Triwulan II-2026 tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan Triwulan I-2025 dan Triwulan II-2025. Artinya, aktivitas ekonomi di Indonesia terus bergerak, baik dari sisi produksi maupun permintaan. 

Amalia menyebutkan bahwa, “Pertumbuhan ekonomi sepanjang Semester I-2026 menembus 5,45% yang jauh di atas pertumbuhan ekonomi Semester 1-2025 yang sebesar 5,0%. Ini menunjukkan pemerintah berhasil memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan baik, sehingga di tahun 2026 sampai Semester 1-2026 ini ekonomi Indonesia tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun lalu.” 

Amalia juga menyampaikan, “Penopang utama dari pertumbuhan ekonomi Semester I-2026 ini adalah masih terjaganya konsumsi masyarakat, investasi yang tumbuh tinggi, serta belanja pemerintah yang masih tumbuh cepat dibandingkan dengan tahun lalu.”

Konsumsi juga didukung oleh kebijakan ekonomi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, seperti: pembayaran gaji ke-13 pada bulan Juni 2026, diskon tiket transportasi selama masa liburan sekolah di bulan Juni, serta upaya pengendalian inflasi turut memperkuat konsumsi domestik.
Di sisi lain, aktivitas ekonomi berbasis digital juga menunjukkan peningkatan, tercermin dari pertumbuhan transaksi e-retail dan marketplace, serta meningkatnya nilai transaksi uang elektronik, kartu debit, dan kredit.

Selain konsumsi rumah tangga, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga mencatat pertumbuhan solid sebesar 6,87%, didorong oleh investasi swasta dan pemerintah. Sementara itu, konsumsi pemerintah tumbuh signifikan sebesar 15,97%, seiring peningkatan realisasi belanja pegawai serta belanja barang dan jasa, termasuk melalui program-program yang  pro rakyat seperti: Makan Bergizi Gratis (MBG), program 3 juta rumah, pembangunan sekolah rakyat dan perbaikan sekolah reguler, dan lain-lain.

Di tengah dinamika global yang penuh dengan ketidakpastian, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29% pada kuartal II-2026 menunjukkan ketahanan ekonomi domestik yang tetap terjaga. Adapun dibandingkan kuartal I-2026 atau secara quarter to quarter (qtq), ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 3,73%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Reporter: Native Team
Editor: Ridwal Prima Gozal

TERBARU
Terpopuler
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×