kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.155   -19,00   -0,10%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Didorong Nonmigas, Neraca Perdagangan September 2026 Surplus US$3,36 Miliar


Rabu, 04 November 2026 / 08:00 WIB
Didorong Nonmigas, Neraca Perdagangan September 2026 Surplus US$3,36 Miliar
ILUSTRASI. Kontan - Native Online (KONTAN/Cheppy A. Muchlis/Badan Pusat Statistik)

KONTAN.CO.ID - Neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatatkan surplus pada September 2026,  untuk ketiga kalinya berturut-turut setelah mengalami defisit pada periode Mei-Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia  mencapai US$3,36 miliar.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa surplus tersebut terutama ditopang oleh neraca perdagangan nonmigas yang mencatat surplus sebesar US$5,67 miliar, di tengah defisit neraca perdagangan migas sebesar US$2,32 miliar.

“Pada September 2026, neraca perdagangan barang Indonesia mencatatkan surplus US$3,36 miliar. Surplus ini terutama didorong oleh neraca perdagangan nonmigas sebesar US$5,67 miliar. Sementara itu, neraca perdagangan migas masih mengalami defisit sebesar US$2,32 miliar,” jelas Amalia.

Secara kumulatif, sepanjang Januari–September 2026, neraca perdagangan barang Indonesia mencatat surplus sebesar US$10,61 miliar. Nilai tersebut ditopang oleh surplus neraca perdagangan nonmigas sebesar US$34,21 miliar, sementara neraca perdagangan migas masih mengalami defisit. Pada periode tersebut, nilai ekspor Indonesia mencapai US$221,23 miliar, meningkat 5,58 persen dibandingkan Januari–September 2025. Sementara itu, nilai impor mencapai US$210,63 miliar atau meningkat 19,67 persen.

Dari sisi komoditas, surplus perdagangan nonmigas terbesar selama Januari–September 2026 berasal dari kelompok lemak dan minyak hewani/nabati, bahan bakar mineral, besi dan baja, nikel dan barang daripadanya, serta alas kaki.

Berdasarkan negara tujuan, Amerika Serikat menjadi penyumbang surplus perdagangan nonmigas terbesar dengan nilai US$17,37 miliar. Selanjutnya, India menyumbang surplus sebesar US$10,81 miliar dan Filipina sebesar US$6,25 miliar. Sebaliknya, defisit perdagangan nonmigas terdalam tercatat dengan Tiongkok sebesar US$21,99 miliar, disusul Australia sebesar US$5,43 miliar dan Prancis sebesar US$2,08 miliar.

“Penyumbang defisit perdagangan Indonesia terhadap Prancis periode Januari-September 2026 utamanya disebabkan oleh kendaraan udara dan bagiannya; instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis; serta mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya,” tutup Amalia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Reporter: Native Team
Editor: Ridwal Prima Gozal

TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×