kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.008,20   -7,80   -0.77%
  • EMAS973.000 0,21%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
NATIVE /

Jasa Marga Wujudkan Infrastruktur untuk Pembangunan Berkelanjutan


Jumat, 17 September 2021 / 09:44 WIB
Jasa Marga Wujudkan Infrastruktur untuk Pembangunan Berkelanjutan
ILUSTRASI. Kontan - Jasa Marga Native Online

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Infrastruktur jalan tol kian memudahkan mobilitas serta mendongkrak perekonomian dan pembangunan berkelanjutan. Andil PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dalam mengembangkan pelayanan jalan tol yang prima dipercaya tetap konsisten melayani negeri.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menjelaskan pencapaian kinerja positif perusahaan berhasil terealisasikan berkat menjalankan strategi 5 Prioritas Kementerian BUMN yang selalu disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Diantaranya nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia, inovasi model bisnis, kepemimpinan teknologi, peningkatan investasi, dan pengembangan talenta.

Saat ini Jasa Marga menguasai market share sebesar 51% dari total jalan tol operasi di Indonesia, atau sepanjang 1.246 Km. Sepanjang tahun 2021, Jasa Marga telah berhasil mengoperasikan 55,94 Km jalan tol baru, dan masih akan bertambah hingga akhir tahun.

Adapun total konsesi jalan tol yang dimiliki oleh Jasa Marga saat ini telah mencapai 1.603 Km di seluruh Indonesia.

“Kami menargetkan, masih ada penambahan jalan tol operasi hingga akhir tahun 2021, yaitu Jalan Tol Manado-Bitung Ruas Danowudu-Bitung yang ditargetkan beroperasi pada triwulan IV Tahun 2021. Hingga 15 September 2021, progres pembebasan lahan untuk Jalan Tol Manado-Bitung Ruas Danowudu-Bitung adalah 97,60%, sedangkan konstruksinya mencapai 94,43%,” ujar Subakti.

Hingga Semester I-2021 Jasa Marga juga mencatatkan kinerja positif yang tercermin dari peningkatan pendapatan usaha sebesar 29,95% karena telah beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru yang didukung oleh meningkatnya mobilisasi masyarakat sehingga berdampak pada peningkatan volume lalu lintas. Tidak hanya itu, di tengah pandemi COVID-19, EBITDA juga mengalami peningkatan  sebesar 40,76% seiring dengan meningkatnya pendapatan tol, hal ini juga menyebabkan peningkatan EBITDA Margin yang mencapai 64,10%.

“Di bulan ini, hingga 15 September 2021, kami mencatat peningkatan lalu lintas yang cukup siginifikan. Secara total, lalu lintas harian rata-rata (LHR) seluruh jalan tol Jasa Marga Group hanya turun sekitar 11,9% setelah sebelumnya saat PPKM Darurat di bulan Juli 2021 sempat turun hingga 43,9% dari LHR normal sebelum pandemi. Kami optimis hingga akhir tahun 2021 ini target kinerja Perusahaan akan tercapai dengan hasil yang baik,” tambahnya.

Untuk meningkatkan pelayanan untuk kenyamanan dan keamanan pengguna jalan dengan berlandaskan semangat transformasi dan inovasi berbasis teknologi, Jasa Marga meluncurkan Jasa Marga Tollroad Command Center yang merupakan merupakan pusat kendali lalu lintas jalan tol pertama dan terlengkap di Indonesia yang berbasis Intelligent Transportation System serta peluncuran aplikasi Travoy 3.0 yang dirancang sebagai asisten perjalanan digital untuk membantu pengguna jalan tol berkendara di jalan tol dengan fitur seperti informasi tarif tol, panic shake hingga laporan pengguna jalan.

Pencapaian kinerja positif Perusahaan juga mencerminkan fokus Jasa Marga Group dalam membangun sustainable corporation, yang tidak hanya mengejar return bagi pemegang saham, namun memperhatikan dampak lingkungan dan dampak sosial bagi para pemangku kepentingannya.

“Di bidang human capital, kami juga mengembangkan mobile apps JMClick yang merupakan “Integrated HC Services” untuk sekitar 8.000 karyawan Jasa Marga Group di seluruh Indonesia,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Reporter: Tim KONTAN
Editor: Ridwal Prima Gozal

TERBARU

×