KONTAN.CO.ID - Menyimpan emas sebagai aset investasi masa depan memang cenderung memberikan rasa tenang terhadap fluktuasi ekonomi.
Meskipun demikian, keputusan untuk melepaskan instrumen ini tidak boleh dilakukan terburu-buru demi mengejar keuntungan sesaat.
Penentuan momentum kapan menjual emas harus didasarkan pada kalkulasi secara matang serta ketepatan situasi yang ada.
Agar tidak salah langkah dan mengalami kerugian dalam bertransaksi emas, simak penjelasan lebih lanjut di artikel berikut sampai akhir.
Kapan Saat Jual Emas yang Tepat?
Agar investor bisa mendapatkan hasil yang maksimal, eksekusi penjualan emas perlu mempertimbangkan beberapa indikator berikut ini.
1. Ketika Tujuan Keuangan Tercapai
Sejatinya, emas berfungsi sebagai alat untuk mengamankan nilai dana bagi rencana masa depan. Oleh karena itu, jika target yang ditentukan, seperti dana pernikahan, pendidikan anak, atau lainnya sudah di depan mata, maka tindakan pencairan sangat tepat untuk dilakukan.
2. Investasi Telah Berjalan Jangka Panjang
Waktu yang tepat menjual emas selanjutnya, yaitu ketika investasi telah berjalan jangka panjang selama minimal 3-5 tahun. Hal ini disarankan agar kenaikan harga emas mampu menutup selisih harga beli dan harga buyback (spread).
3. Saat Harga Pasar Mengalami Kenaikan Signifikan
Momentum krisis geopolitik atau lonjakan inflasi sering kali mendorong harga emas naik ke titik tertinggi. Para pemilik aset ini dapat memanfaatkan situasi yang ada untuk melakukan pengambilan keuntungan (profit taking).
4. Adanya Kondisi Darurat yang Mendesak
Emas dikenal sebagai aset yang likuid. Saat dihadapkan pada kondisi darurat yang mendesak, investor bisa menjualnya untuk memenuhi kebutuhan tersebut dalam waktu cepat.
Langkah ini dinilai sebagai opsi yang lebih bijak daripada harus terikat pada pinjaman berbunga tinggi. Sebab, justru berisiko menjadi beban finansial.
Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjual Emas
Terdapat hal-hal penting yang perlu diperhatikan oleh para investor jika telah memutuskan untuk menjual emas, terutama sebelum melakukan transaksi, di antaranya:
- Cek Harga Jual Kembali Real-Time: Sebaiknya, pemilik aset tidak hanya berpatokan pada harga grafik batangan, melainkan juga harga jual kembali (buyback) hari ini di tempat-tempat resmi, seperti Pegadaian.
- Kelengkapan Dokumen: Pastikan sertifikat resmi, nota pembelian, maupun kemasan emas masih utuh. Kehilangan dokumen penting ini berpotensi menurunkan nilai jual emas yang dimiliki, terutama untuk emas perhiasan.
- Tempat Jual Emas: Utamakan untuk melakukan riset terhadap legalitas dan harga di toko-toko emas. Ini penting untuk memastikan bahwa memang kredibel dan resmi. Lalu, bandingkan penawaran harga antartoko sebelum menentukan pilihan.
Itulah penjelasan tentang kapan menjual emas yang tepat. Memahaminya bisa menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keuangan dan memperoleh hasil finansial yang memuaskan.
Guna mempermudah eksekusi pelepasan aset, investor dapat memanfaatkan kehadiran aplikasi Tring! by Pegadaian sebagai sarana digital yang efisien sekaligus terintegrasi.
Lebih dari sekadar tempat bertransaksi emas, superapp ini juga menyediakan berbagai produk yang mendukung aktivitas investasi, seperti Emas Pegadaian, Cicil Emas, dan Deposito Emas.
Bahkan, terdapat fitur-fitur unggulan, mulai dari pengecekan harga real-time, ambil fisik, autodebit, switch account, kantong emas, dan lain sebagainya.
Jadi, yuk rasakan kemudahan pengelolaan portofolio investasi emas secara modern dalam satu genggaman di aplikasi Tring! by Pegadaian. Unduh aplikasinya sekarang!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Editor: Ridwal Prima Gozal














