kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45938,93   0,00   -0.00%
  • EMAS932.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.14%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%
NATIVE /

SKK Migas Siap Gelar Konvensi Migas Terbesar Di Indonesia


Selasa, 16 November 2021 / 17:03 WIB
SKK Migas Siap Gelar Konvensi Migas Terbesar Di Indonesia

KONTAN.CO.ID - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akan menggelar The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG 2021) pada 29 November hingga 1 Desember 2021 di Bali yang digelar secara hybrid.

Konvensi minyak dan gas bumi (Migas) terbesar di Indonesia ini rencananya akan dihadiri lebih dari 120 pembicara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir.

Tidak hanya menghadirkan narasumber dari lembaga pemerintahan, International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021 juga akan melibatkan sederet tokoh dan ahli berskala nasional dan internasional dari berbagai institusi, di antaranya adalah Rina Rudd (Husky Energy), Diego Portoghese (ENI Indonesia), Ronald Gunawan (Medco), dan Doddy Abdassah (Institut Teknologi Bandung).

Dwi Soetjipto, Kepala SKK Migas, mengatakan, konvensi internasional ini merupakan wadah diskusi seluruh pemangku kepentingan di industri minyak dan gas Indonesia untuk meningkatkan kolaborasi dalam memajukan industri hulu migas. International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021 mencakup target besar yang ingin dicapai pada tahun 2030, yakni produksi minyak sebesar 1 juta barel per hari (BOPD) serta gas bumi sebanyak 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD).

“Melalui konvensi IOG 2021, SKK Migas mendorong kontribusi pelaku industri migas seluruh dunia, termasuk publik, untuk berpartisipasi menghasilkan program nyata guna meningkatkan peran strategis industri migas bagi perekonomian nasional,” kata Dwi.

Konvensi IOG 2021 terdiri dari beberapa panel diskusi dengan berbagai topik menarik, antara lain “Low Carbon Initiative And Energy Transition”, “Collaboration And Reshaping Paths To 1 Million Bopd And 12 Bscfd Gas In 2030”, “Boosting Investment Into Upstream Oil And Gas Indonesia”, serta “Working Area Bid Mechanisms And Open Area Potentials In Indonesia”. Selain itu, ada juga 10 forum lainnya yang membahas mengenai sektor ekonomi dan keuangan, eksplorasi dan eksploitasi, health & wellness, sumber daya manusia, supply chain management, komersial, audit, sekuriti, lingkungan, dan teknologi informasi.

Pada tahun 2020, konvensi International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas yang diselenggarakan secara virtual berhasil dikunjungi sekitar 11.000 orang dan dihadiri 80 pembicara berpengalaman di sektor minyak dan gas.

Bagi masyarakat umum yang ingin menghadiri konvensi IOG 2021 dan berdiskusi membicarakan masa depan industri minyak dan gas Indonesia bisa mendaftar melalui tautan https://www.iogconvention.com.

Selanjutnya: Transaksi Bank Mandiri lewat kantor cabang semakin berkurang


Reporter: Tim KONTAN
Editor: indah sulistyorini

TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

×