KONTAN.CO.ID - Lamandau, 29 Oktober 2026 – Musim kemarau dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat terutama dalam menjaga kesehatan dan memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi. Melalui inistiatif TAP Untuk Negeri, PT First Lamandau Timber International (FLTI), bagian dari Group PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAP), memberikan dukungan berupa pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan tandon air bersih, dan pembagian masker bagi masyarakat Desa Sungai Buluh, Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.
Hal ini senada dengan pesan di artikel resmi pada website Kementrian Lingkungan Hidup dari Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, sinergi merupakan kunci untuk penanganan dan pemulihan lingkungan yang berkelanjutan.
“Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum yang pro-lingkungan, serta seluruh elemen masyarakat merupakan kunci utama untuk menggerakkan pemulihan lingkungan secara berkelanjutan di Indonesia,” ujar Jumhur. 
Dukungan tersebut diberikan dalam kegiatan pelayanan kesehatan di Desa Sungai Buluh pada 21 Oktober 2026. Melalui Posko Kesehatan Siaga Karhutla, masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dampak karhutla.
Selain layanan kesehatan, FLTI turut menyediakan tandon air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Untuk menjaga ketersediaan air, FLTI juga merencanakan pengisian tandon secara berkala setiap dua hari sekali sehingga fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Sebanyak 100 kotak masker turut dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya perlindungan Kesehatan terhadap paparan asap saat beraktivitas. Bantuan tersebut melengkapi upaya pelayanan kesehatan dan penyediaan air bersih bagi warga Desa Sungai Buluh.
Bupati Lamandau, Dr. Rizky Aditya Putra, S.E., M.M., mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla, khususnya melalui pelayanan kesehatan dan penyediaan fasilitas yang dibutuhkan. Menurutnya, sinergi berbagai pihak diperlukan agar kebutuhan warga tetap mendapat perhatian di tengah situasi tersebut. 
“Yang pertama yakni pemeriksaan kesehatan gratis, yang mana dampak dari karhutla ini, terus kedua penyerahan ambulans, dan ketiga adalah penyerahan CSR yang berupa tandon air. Semoga bermanfaat buat masyarakat sini dan kita doakan semoga bencana karhutla ini segera berakhir dan hujan pun turun,” ujar Rizky.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Lamandau juga meresmikan ambulans milik Desa Sungai Buluh yang pengadaannya bersumber dari Tanah Kas Desa (TKD). Ambulans tersebut menjadi fasilitas milik desa untuk mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk membantu akses transportasi bagi warga yang membutuhkan layanan medis.
Kegiatan di Desa Sungai Buluh merupakan bagian dari TAP Untuk Negeri, inisiatif kontribusi sosial PT. Triputra Agro Persada Tbk. mencakup berbagai bidang, termasuk kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Melalui kolaborasi perusahaan dengan pemerintah daerah dan masyarakat, dukungan layanan kesehatan dan penyediaan air bersih ini diharapkan dapat membantu warga memperoleh akses yang lebih baik terhadap kebutuhan dasar sekaligus mendukung kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan
---
TAP Untuk Negeri
Adalah payung komunikasi dalam mewujudkan komitmen PT Triputra Agro Persada Tbk. untuk tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan. Dari Indonesia, oleh Indonesia, dan untuk Indonesia, TAP Untuk Negeri menghadirkan program nyata yang mendorong kemandirian, meningkatkan kualitas hidup, dan menjaga keberlanjutan melalui pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, infrastruktur, dan lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Editor: Indah Sulistyorini














