KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dinamika industri musik independen di Indonesia terus mencatatkan perkembangan yang positif. Di tengah kemudahan akses untuk mendistribusikan karya secara digital di berbagai platform, tantangan utama bagi musisi saat ini justru bergeser pada strategi menemukan pangsa pendengar yang tepat dan lebih luas.
Menjawab kebutuhan tersebut, Authenticity Soundroom kembali hadir sebagai ruang temu dan katalisator bagi musisi independen dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, program ini mencatatkan partisipasi ribuan karya (submission) yang mencakup spektrum genre yang beragam, mulai dari rock, pop alternatif, hingga folk.
Proses penyaringan karya melibatkan sejumlah figur di industri hiburan dan musik, yakni Basboi, Lale, dan Soleh Solihun. Melalui sesi kurasi yang disiarkan secara langsung bersama ClasFM di platform TikTok, tim kurator menyeleksi dan mengulas karya hingga terpilih 15 band terbaik yang berhak melaju ke fase berikutnya.
Authenticity Brand Representative, Herard Drachman mengemukakan bahwa tingginya animo peserta setiap tahunnya mencerminkan keberanian para musisi independen untuk memperkenalkan identitas karya mereka ke publik.
"Setiap tahun kami selalu menemukan cerita yang berbeda. Bukan hanya soal musiknya, tetapi juga tentang keberanian para band untuk terus berkarya dan mencari jalannya sendiri. Antusiasme yang kami lihat tahun ini menunjukkan bahwa skena musik independen Indonesia terus bergerak dan berkembang," ungkap Herard dalam keterangan resminya, Selasa (10/9). 
Lebih lanjut, ke-15 band terpilih ini akan memperebutkan peluang untuk tampil di Hingar Bingar Stage pada festival musik Pestapora melalui program Soundroom Berpestapora 2026. Mekanisme pemilihannya dibagi menjadi dua jalur: satu band ditentukan melalui sistem pemungutan suara (voting) publik di situs resmi Authenticity Soundroom, sementara dua band lainnya akan dipilih berdasarkan penilaian kurator serta tim Pestapora.
Di samping itu, 12 band dan musisi lainnya tetap mendapatkan ruang apresiasi untuk tampil secara bergilir di panggung Soundroom Stage Pestapora maupun Authenticity Community Lounge.
Bagi pihak penyelenggara, inisiatif ini dirancang agar tidak hanya berhenti pada selebrasi pengumuman pemenang, melainkan sebagai bentuk pembinaan ekosistem musik Tanah Air secara berkelanjutan.
"Kami percaya setiap karya otentik memiliki peluang yang sama untuk ditemukan selama mereka memiliki karya authentic dan karakter yang kuat," tutur Herard.
"Kami ingin menjadi bagian dari perjalanan mereka, membuka lebih banyak kesempatan tampil, mempertemukan mereka dengan audiens yang lebih luas, dan membantu mereka terus berkembang sebagai musisi. Pada akhirnya, yang ingin kami dorong bukan hanya lahirnya talenta baru, tetapi juga tumbuhnya ekosistem musik independen Indonesia yang semakin kuat," pungkasnya.
Sebagai informasi, periode voting publik untuk menentukan satu band terbaik dari TOP 15 Authenticity Soundroom 2026 saat ini telah dibuka dan dapat diakses langsung oleh masyarakat melalui laman https://authenticity.id/soundroom.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Editor: Indah Sulistyorini














